NUPTK..
tahun 2006 ada pengisian data untuk semua tenaga kependidikan baik guru, tata usaha, n smua unsur yang notabene jadi “pegawai” di lingkungan pendidikan. pada jaman itu semuanya masih belum tahu untuk apa dan kenapa data ini diisi dan dientry. eh ndak tahunya sekitar tahun 2007 data ini digunakan sebagai syarat “sertifikasi guru”.
banyak kasus yang ada di instansi tempatku bekerja, ada data yang tidak lengkap, data tidak masuk n banyak yang lain. kebetulan saat itu aq bagian tukang entry data tersebut. pada tahun 2006-2007 ndak masalah. karena mayoritas tidak tahu untuk apa data tersebut akan digunakan.
eh pada 2008 semua “tenaga kependidikan” yang belum mendapatkan nomor NUPTK serasa tersambar petir karena persyaratan “sertifikasi guru” harus menggunakan nomor nuptk.
semuanya komplain kepadaku… bagaimana kinerjaku? bagaimana tanggung jawabku? bagaimana ? dan kenapa?
sampai-sampai aq “ditegur” atasan..karena semua ini..selama aq bekerja baru kali ini aq “ditegur” oleh atasan..begh begh ampe segitunya..
usut punya usut ternyata “data” mereka salah.. ada beberapa data yang ternyata di program jadi “tidak rasional” mereka TIDAK TAHU sech.. kenyataan di lapangan seperti apa.. y maklum ajach aq khan PTT (PAHLAWAN TANPA TANDA TERIMA) mereka khan PAHLAWAN TANPA TANDA JASA.. ndak dapat jasa..uangpun dapat..
teman-teman yang berkompeten dalam hal ini serasa “CUCI TANGAN” menghadapi masalah ini. semuanya dilimpahkan ke aq..semua kesalahan hingga komplain… begh “nganyel`ake” padahal aq membantu mereka..ini pun juga sukarela.. tanpa dibayar pula…. sabar…sabar…
referensi : http://www.jawapos.com/index.php?act=detail_radar&id=205851&c=61 biar semua bisa membaca dan melihat… dan juga menyadari bahwa kita jangan hanya menyalahkan..
Filed under: Tulisan Lepas, guru, sertifikasi











Wah bener tu pak case di tempat saya juga gitu, dulunya para pahlawan tanpa tanda jasa itu g care ma NUPTK, sekarang wah……… antusias banget malah kami PTT yang jadi korban…..
pokoknya SEMANGAT TERUS UNTUK PAHLAWAN DAPODIK.
HE…..