banyak kejadian dan juga berita-berita yang mengekpos tentang aliran terlarang, razia perjudian. yang dilakukan bukan aparat keamanan atau pemerintah melainkan ormas-ormas Islam. dan juga yang saya amati budaya Indonesia bukan hanya mengarah ke westernisasi tetapi juga arabisasi. trus bagaimana budaya asli Indonesia? yang kian terkikis dengan perubahan zaman. yang katanya disebut negara yang mengarah “modernisasi” dan “globalisasi”. budaya-budaya asli daerah kini mulai ditinggalkan generasi muda. akankah budaya ini akan hilang 1 generasi? ataukah untuk selamanya?
negara Indonesia terbentuk dari keanekaragaman ras, keyakinan, suku, budaya, adat istiadat yang diwakili dengan semboyan “Bhinneka Tunggal Ika”. bukankah kita seharusnya dapat saling menghormati? bukankah kita seharusnya saling menghargai perbedaan? bukan hanya mencari benar dan salah. tetapi juga mengkoreksi diri kita apakah kita sudah benar?
permasalahan demi permasalah menempa negeri ini, mulai dari masalah perekonomian, politik, budaya, kedaulatan, kerukunan, persatuan dan setumpuk permasalahan yang lain. budaya-budaya yang seharusnya menjadi Jati Diri Bangsa mulai terkikis dan terebut bangsa lain (Batik dan juga yang lain). masyarakat juga mulai acuh tak acuh dengan permasalahan yang ada. buat beli makan susah (kerjaan banyak PHK), mo makan saja susah (harga minyak tanah mahal, sembako mahal), mau memikirkan perut sendiri saja susah apalagi memikirkan nasib bangsa?
kita bukan seperti di Amerika yang mendengar lagu kebangsaannya sendiri berdiri dan menghormati. kalau di Indonesia lain cerita. yach saya hanya berharap Indonesia tidak kehilangan Jati Diri Bangsa, dan masyarakat tidak lupa akan makna “Pancasila”, “Bhinneka Tunggal Ika” dan UUD 1945. karena kita bisa seperti ini karena landasan itu. Indonesia Negara Pancasila bukan Negara Yang Berdasar Satu Agama.
Filed under: Indonesia, Tulisan Lepas, pancasila | Tagged: Agama, Indonesia, pancasila









